Takdir
Semua kebisingan ini tak mau
meninggalkanku. Teriakan lantang untuk tidak menyerah, gemuruh langkah kaki,
suara tembakan dan letusan, semua terasa begitu nyata. Masa-masaku telah
berlalu satu dekade yang lalu, namun kengerian dan ketakutan masih terus menghantuiku.
Bayangan tentang semua orang yang mati kala itu membuatku tak tenang untuk
beristirahat. Aku terbangun dengan peluhku menetes, tak sadar bahwa semua itu
hanyalah bunga tidur semata.